WHAT'S NEW?

Prinsip Serta Cara Bercanda di dalam Kelas yang Benar



Random Post
    Siswa sangat senang sekali dengan guru yang humoris. Guru seperti ini memiliki kharisma serta kepribadian yang menarik di mata siswa. Coba anda perhatikan, ketika anda mendapati seseorang yang mudah tersenyum dan sering mengeluarkan candaan segar, pasti ada kenyamanan pada saat berkomunikasi dengannya. Kita ngobrol pasti akan nyambung dan teramat begitu menyenangkan. Begitupun dengan siswa, mer eka akan sangat senang bahkan bergembira jika mendapati gurunya itu humoris dan ramah kepada murid-muridnya.

    Prinsip Serta Cara Bercanda di dalam Kelas yang Benar

    Pada saat di kelas, jika yang mengajarnya adalah seorang guru humoris rasa takut siswa untuk berbicara akan hilang, siswa akan dengan percaya diri minta bantuan kepada gurunya jika ada sesuatu yang menyulitkannya. Mau itu hal sepele atau juga memang sesuatu yang sukar di pelajari. Terkadang ada siswa yang takut bertanya, karena takut dimarahi, alasannya khawatir apa yang ditanyakannya itu adalah sesuatu yang sepele. Saya pribadi sangat sering menemui hal ini! Terus apa yang saya lakukan? Saya tidak pernah memarahinya, sebisa mungkin hati dari si siswa tetap terjaga dan tidak membuatnya down.

    Jika anda menemukan hal yang sama seperti saya, coba berikan "kritikan" positif berbalut candaan segar, ini sangat efektif untuk membuat siswa sadar namun tidak merasa di pojokan oleh gurunya.

    Contohnya:

    "Shinta, ini sebenarnya materi dasar dan kamu harusnya bisa. Ditambah lagi pas SMP juga pernah dijelaskan sama guru kamu, mungkin waktu itu lagi kurang konsentrasi ya? Konsentrasinya ke wajah gurunya terus sih. Mentang - mentang gurunya ganteng"

    Kalimat di atas adalah bentuk kritikan dari seorang guru. Sebuah kritikan setidaknya mampu memberikan kesadaran kepada siswa bersangkutan. Namun tidak sedikit juga kritikan yang dapat menjatuhkan mental para murid. Nah menghindari hal tersebut guru bisa mengakalinya dengan sedikit memberikan candaan kedalamnya. Ungkapan diatas merupakan salah satu contoh yang bisa anda ambil.

    Namun demikian candaan tidak selamanya positif, bahkan bisa menjadi bumerang jika terlalu berlebihan. Guru humoris bukan berarti guru yang selalu mengeluarkan candaan tanpa ada filter dalam bicaranya, tetap... dia diwajib memolah dan memilih ungkapan yang sekiranya baik.

    Ngomong-ngomong bercandaan yang baik itu seperti apa si? Bercandaan yang baik itu adalah candaan yang :
    • Tidak menyakiti perasaan
    • Tidak ada unsur kebohongannya
    Kita lihat point pertama, misalkan ada seorang guru ingin bercanda di suatu kelas karena pada saat itu suasana kelas sangat membosankan dan berniat menjadikan satu objek siswa sebagai sasaran candaan. Ini adalah sah - sah saja selama candaannya tersebut tidak menyakiti hati siswa tersebut, terkecuali jika sang guru dalam candaannya ini malah menyakiti si anak! meskipun dengan candaannya tersebut membuat anak - anak satu kelas tertawa.

    Maukah anda mengorbankan satu anak untuk kebaikan satu kelas? Jika iya. Maka anda tidak pantas jadi pendidik. Jika ingin menjadikan seseorang sebagai korban, kenapa tidak diri sendiri saja? Itu lebih baik dan adil bukan?

    Hati siswa yang tersakiti oleh candaan seorang guru yang berlebihan akan berdampak buruk terhadap perkembangan psikologi si anak, apalagi jika perlakuan ini dilakukan berulang - ulang, ini sudah masuk kedalam kategori bullying. Perlu diketahui bersama, bullying tidak merujuk pada perlakuan fisik saja, kata - kata ejekan dan sejenisnya pun merupakan bagiannya.

    Dibawah adalah dampak buruk yang akan terjadi pada diri siswa jika sang guru melakukan tindakan seperti yang diceritakan di atas:
    • Konsentrasi belajar siswa terganggu
    • Dapat mengakibatkan siswa menjadi cemas, takut berlebih dan depresi
    • Memunculkan sifat menarik diri dari lingkungan sosial
    • Meningkatkan potensi bunuh diri pada siswa
    Melihat dampak yang sangat menakutkan di atas, tidak sepantasnya guru untuk membiasakan bercanda kepada siswanya dengan sesuatu yang tidak baik, apalagi jika prilaku tersebut dilakukan berkali - kali, bukan hanya membuat siswa menjadi down, hal ini juga dapat meningkatkan resiko siswa untuk melakukan hal yang tidak - tidak.

    Selanjutnya mari kita lihat point kedua,  hindari candaan yang didalamnya adalah sebuah kebohongan. Sekilas candaan seperti ini tidak bermasalah, namun dibalik itu semua ada sesuatu yang tidak bagus, khususnya bagi para siswa. Sadar tidak sadar guru sudah mengajarkan kebohongan kepada muridnya. Meskipun niatnya agar suasana kelas menjadi cair, tetapi bukan berarti harus dengan kata - kata bohong. Kata - kata yang baik dan tidak ada unsur kebohongannya pun bisa dijadikan bahan humor. Misalkan, "Hey kamu yang matanya dua".

    Untuk contoh candaan lain dari jenis ini, mari kita simak kisah Teladan Nabi Muhammad SAW berikut:

    Dalam suatu riwayat, seorang wanita tua mendatangi Rasulullah SAW. Ia menanyakan perihal surga.

    Wanita tua tidak ada di surga,” sabda Rasulullah SAW.

    Mendengar ucapan itu, si nenek pun menangis tersedu-sedu. Rasulullah SAW segera menghiburnya dan menjelaskan makna sabdanya tersebut itu.

    Sesungguhnya ketika masa itu tiba, Anda bukanlah seorang wanita tua seperti sekarang.” Rasulullah pun kemudian membacakan ayat, “Sesungguhnya Kami menciptakan mereka (bidadari-bidadari itu) dengan langsung. Dan Kami jadikan mereka gadis-gadis perawan.“ (QS al-Waaqi’ah [56]: 35-36).

    Akhirnya, si nenek tua tadi pun tersenyum.

    Lihatlah, candaan seperti inilah yang harus dicontoh. Tidak ada unsur kebohongan sama sekali, lebih dari itu di dalamnya terdapat unsur pendidikan yang sekiranya sangat bermanfaat. Sangat cocok bagi para guru dalam mendidik anaknya.

    Nah sekarang anda sudah tahu prinsip - prinsip apa saja dalam bercanda. Adakalanya guru jangan terllu serius pada saat mengajar, isilah pembelajaran dengan candaan - candaan segar, agar suasana di kelas menjadi lebih menyenangkan. Tidak usah bercanda terlalu berlebihan, cukup dengan membuat siswa senang dan tidak takut saat pembelajaran, itu sudah lebih dari cukup.


    Ide Kreatif Guru Says:
    "Terimakasih telah berkunjung ke situs ini, semoga artikel yang kami berikan bisa bermanfaat dan menambah wawasan baru kepada anda kehususnya berkenaan dengan pembelajaran "

    0 comments:

    Post a Comment

    Portal Belajar Fisika